HOUSE of KNOWLEDGE INSPIRASI DARI GIBRAN RAKABUMING RAKA

HOUSE of KNOWLEDGE INSPIRASI DARI GIBRAN RAKABUMING RAKA

House of Knowledge Gibran Rakabuming Raka.  Sumber: Liputan 6


HOUSE of KNOWLEDGE KURSUS BAHASA INGGRIS GRATIS


Di balik kepribadian yang terkesan dingin, Gibran Rakabuming Raka ternyata memiliki jiwa sosial tinggi.  Berangkat dari rasa peduli pada minimnya kegiatan anak-anak para pekerja lepas di katering Chili Pari miliknya, Gibran Rakabuming Raka memutuskan untuk menyediakan kursus Bahasa Inggris gratis bagi mereka.

Putra sulung Presiden Joko Widodo itu pun mendirikan House of Knowledge untuk mewadahi kegiatan tersebut sejak 2010 lalu.

Walaupun gratis, kursus ini dikelola cukup profesional dengan tingkatan level sesuai kemampuan anak. Setelah lulus tes dan memenuhi jam belajar yang ditentukan, peserta khusus akan memperoleh sertifikat.

Awalnya Gibran menunjuk Yohanes Handoko, guru privat Bahasa Inggris keluarga, sebagai penanggung jawab kegiatan sekaligus guru kursus gratis itu. Belakangan, tempat belajar itu menarik para mahasiswa sebagai pengajar bagi para siswa yang mayoritas duduk di SD dan SMP.

"Nah, modul dan materi kursus Bahasa Inggris semua dilakukan (disusun) Pak Handoko,"

Awalnya kursus disediakan bagi karyawan catering yang dikelola putra sulung Jokowi ini.  

"Sebenarnya percobaan aja. Dulu kan muridnya, ibu-ibu yang kerja di sini. Kan ibunya masuk sampai sore kerja, anaknya les bahasa Inggris. Terus akhirnya kan banyak peminat. Ya, gratis aja. Itu gratis bukan untuk anak yang kurang mampu tapi untuk anak yang antusias belajar," ucap Gibran. 
 
House of Knowledge kini sudah mengajar 1.000 anak. Lokasi kursusnya juga menduplikasi yang tersebar di wilayah eks Karesidenan Surakarta.
 
 "Ada juga cabang di Tanon, Kabupaten Sragen dan juga di Cepogo, lereng Merapi Kabupaten Boyolali," jelas Gibran.


HOUSE of KNOWLEDGE VISI GIBRAN TERHADAP SUMBER DAYA MANUSIA


Seluruh operasional kursus termasuk honor belasan tenaga pengajar ditanggung Gibran Rakabuming Raka, dari keuntungan usaha Chili Pari Catering yang dikelolanya.  Dalam membangun  bisnis catering maupun rumah kursus gratis, Gibran berusaha sendiri tanpa membawa embel-embel nama besar sang ayah yang kini menjadi orang nomor 1 di Tanah air.

Gibran memimpikan dapat mencetak 1.000 anak mahir berbahasa Inggris pada setiap angkatan serta membuka kursus gratis lain di luar bahasa Inggris.

"Saya sengaja memilih Bahasa Inggris sebagai materinya karena ini merupakan keterampilan yang dibutuhkan oleh anak-anak. Terlebih dalam menghadapi MEA, " ujar Gibran.



Sumber: